PARADAPOS.COM - Kuasa hukum Rismon Sianipar membantah kliennya pernah menuding Jusuf Kalla sebagai dalang pendanaan isu ijazah Presiden Joko Widodo. Bantahan ini disampaikan menyusul rencana mantan Wakil Presiden tersebut untuk melaporkan Sianipar ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik pada Senin (6/4/2026). Pengacara Rismon menegaskan bahwa seluruh informasi yang beredar adalah hoaks hasil rekayasa kecerdasan artifisial (AI).
Bantahan Tegas dari Kuasa Hukum
Jahmada Girsang, selaku pengacara Rismon Sianipar, secara tegas menyanggah narasi yang telah beredar luas. Ia menekankan bahwa kliennya sama sekali tidak pernah menyebut nama Jusuf Kalla dalam konteks pendanaan isu tersebut.
“Rismon tidak pernah sebut nama Pak JK (Jusuf Kalla),” tegas Jahmada saat dikonfirmasi pada Senin (6/4/2026).
Lebih lanjut, Jahmada menyatakan bahwa kabar yang beredar merupakan informasi palsu. Ia menduga kuat bahwa berita tersebut merupakan buatan teknologi.
“Semua yang beredar itu hoaks. AI ya,” ungkapnya.
Latar Belakang Rencana Pelaporan
Rencana pelaporan ke pihak kepolisian berawal dari pernyataan Jusuf Kalla sendiri di kediamannya pada Minggu (5/4/2026). JK merasa namanya telah difitnah oleh Rismon Sianipar, yang dituding menuduhnya mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan untuk menggugat keaslian ijazah Jokowi.
“Ya karena ini sudah tersebar. Jadi saya ingin katakan karena itulah, maka besok (hari ini) pengacara, saudara ini, itu mewakili saya untuk melaporkan ke Bareskrim, Saudara Rismon, untuk mencari kebenaran, menetapkan kebenaran bahwa apa yang dikatakan itu adalah tidak benar,” jelas JK.
Dalam pernyataannya, JK juga menegaskan keterpisahannya sepenuhnya dari polemik tersebut. Ia menyangkal memiliki keterkaitan atau memberikan dukungan dana dalam kasus yang mencuatkan isu ijazah presiden itu.
Artikel Terkait
JK Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Kuasa Hukum Bantah Kliennya Sebut Nama Mantan Wapres
AI Permudah Pembuatan Undangan Digital untuk Ulang Tahun ke-18
JK Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Soal Tuduhan Pendanaan Polemik Ijazah Jokowi
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Pesawat Tempur AS dalam Sehari