Oknum Polisi di Nganjuk Diamankan Usai Digerebek Warga Bersama Istri Orang Lain

- Minggu, 19 April 2026 | 06:25 WIB
Oknum Polisi di Nganjuk Diamankan Usai Digerebek Warga Bersama Istri Orang Lain

PARADAPOS.COM - Seorang oknum anggota kepolisian di Nganjuk, Jawa Timur, diamankan usai digerebak warga bersama seorang perempuan yang diduga merupakan istri orang lain di sebuah rumah kontrakan. Peristiwa yang terjadi di Kelurahan Begadung pada Sabtu (18/4/2026) itu berawal dari kecurigaan sang suami, yang kemudian terbukti setelah adiknya membuntuti istri tersebut hingga ke lokasi. Kedua pihak yang terlibat, berinisial DE (polisi) dan AN (pegawai PPPK Disnaker Nganjuk), kini menjalani pemeriksaan di Polres Nganjuk untuk kejelasan lebih lanjut.

Dugaan Perselingkuhan yang Berlarut-larut

Menurut penuturan warga setempat, hubungan antara oknum polisi dan perempuan tersebut bukanlah hal baru. Mereka diduga telah menjalin hubungan sejak lama, dengan rumah kontrakan di Begadung yang disewa khusus sejak November 2025. Lokasi itu disebut-sebut kerap dikunjungi berdua hampir setiap hari, menguatkan dugaan adanya perselingkuhan yang terencana.

Keluarga korban, sang suami yang bernama Duha, mengaku telah mencium gelagat tidak beres selama dua tahun terakhir. Kecurigaan itu memuncak dan berujung pada penggerebekan setelah adanya pengawasan dari keluarga.

"Dia diikuti sama adik suaminya lalu lama-lama masuk rumah ini," jelas Duha, mengisahkan momen sebelum penggerebekan terjadi.

Suasana Memanas dan Pengamanan

Saat warga dan keluarga mulai mengepung rumah kontrakan, suasana sempat tegang. Kedua orang di dalam rumah enggan keluar meski telah didesak oleh massa yang menunggu di luar. Ketegangan baru mereda setelah aparat kepolisian dan provos datang ke lokasi untuk mengamankan situasi.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, oknum polisi DE dan perempuan AN segera dievakuasi dari dalam rumah. Mereka lalu dibawa ke Mapolres Nganjuk untuk dimintai keterangan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Tuntutan Keluarga dan Proses Hukum

Pascainsiden tersebut, keluarga Duha menyuarakan kekecewaan dan menuntut keadilan. Mereka berharap oknum polisi yang terlibat mendapatkan sanksi tegas karena dinilai telah merusak keutuhan rumah tangga orang lain.

"Iya benar, anggota Polres Nganjuk tapi gak tahu pangkat dan jabatannya," ungkap seorang keluarga, menegaskan identitas pelaku meski detail lainnya masih diselidiki.

Saat ini, kasus tersebut sepenuhnya berada dalam penanganan pihak kepolisian setempat. Proses pemeriksaan masih berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta dan menentukan langkah hukum yang sesuai. Insiden ini kembali menyoroti pentingnya integritas dan perilaku aparat penegak hukum di tengah masyarakat.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar