PARADAPOS.COM - Seorang oknum anggota kepolisian di Nganjuk, Jawa Timur, diamankan usai digerebak warga bersama seorang perempuan yang diduga merupakan istri orang lain di sebuah rumah kontrakan. Peristiwa yang terjadi di Kelurahan Begadung pada Sabtu (18/4/2026) itu berawal dari kecurigaan sang suami, yang kemudian terbukti setelah adiknya membuntuti istri tersebut hingga ke lokasi. Kedua pihak yang terlibat, berinisial DE (polisi) dan AN (pegawai PPPK Disnaker Nganjuk), kini menjalani pemeriksaan di Polres Nganjuk untuk kejelasan lebih lanjut.
Dugaan Perselingkuhan yang Berlarut-larut
Menurut penuturan warga setempat, hubungan antara oknum polisi dan perempuan tersebut bukanlah hal baru. Mereka diduga telah menjalin hubungan sejak lama, dengan rumah kontrakan di Begadung yang disewa khusus sejak November 2025. Lokasi itu disebut-sebut kerap dikunjungi berdua hampir setiap hari, menguatkan dugaan adanya perselingkuhan yang terencana.
Keluarga korban, sang suami yang bernama Duha, mengaku telah mencium gelagat tidak beres selama dua tahun terakhir. Kecurigaan itu memuncak dan berujung pada penggerebekan setelah adanya pengawasan dari keluarga.
"Dia diikuti sama adik suaminya lalu lama-lama masuk rumah ini," jelas Duha, mengisahkan momen sebelum penggerebekan terjadi.
Suasana Memanas dan Pengamanan
Saat warga dan keluarga mulai mengepung rumah kontrakan, suasana sempat tegang. Kedua orang di dalam rumah enggan keluar meski telah didesak oleh massa yang menunggu di luar. Ketegangan baru mereda setelah aparat kepolisian dan provos datang ke lokasi untuk mengamankan situasi.
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, oknum polisi DE dan perempuan AN segera dievakuasi dari dalam rumah. Mereka lalu dibawa ke Mapolres Nganjuk untuk dimintai keterangan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.
Tuntutan Keluarga dan Proses Hukum
Pascainsiden tersebut, keluarga Duha menyuarakan kekecewaan dan menuntut keadilan. Mereka berharap oknum polisi yang terlibat mendapatkan sanksi tegas karena dinilai telah merusak keutuhan rumah tangga orang lain.
"Iya benar, anggota Polres Nganjuk tapi gak tahu pangkat dan jabatannya," ungkap seorang keluarga, menegaskan identitas pelaku meski detail lainnya masih diselidiki.
Saat ini, kasus tersebut sepenuhnya berada dalam penanganan pihak kepolisian setempat. Proses pemeriksaan masih berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta dan menentukan langkah hukum yang sesuai. Insiden ini kembali menyoroti pentingnya integritas dan perilaku aparat penegak hukum di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
TNI AL Tegaskan Lintas Kapal Perang AS di Selat Malaka Sesuai Hukum Laut Internasional
Jusuf Kalla Serukan Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli untuk Akhiri Polemik
Analis Siber Ungkap Tren Vell TikTok Blunder Sebagai Umpan Tautan Berbahaya
Gosip Perselingkuhan Feby Belinda dan Yoyo Padi Bergulir dari Unggahan Anonim