Kasus penganiayaan guru di SMA Negeri 1 Sinjai, Sulawesi Selatan, yang melibatkan seorang siswa berinisial MR terus menjadi sorotan publik. Kejadian ini viral di media sosial lantaran pemukulan tersebut terjadi di depan ayah pelaku yang merupakan seorang polisi.
Aiptu Rajamuddin ayah dari siswa MR angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak atas perbuatan anaknya. Dia menegaskan tidak pernah membiarkan kekerasan terjadi di ruang Bimbingan Konseling (BK).
"Saya sempat melerai anak saya. Tidak ada pembiaran," ujar Aiptu Raja dikutip Kamis (18/9/2025).
Dia menambahkan, setelah kejadian tersebut sempat menasihati anaknya untuk meminta maaf kepada sang guru.
“Nak, kau minta maaf sama gurumu. Kau bikin malu saya di sini,” katanya.
Aiptu Raja juga menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada guru Mauliddin. Kemudian meminta maaf ke UPTD SMA Negeri 1 Sinjai, kepada PGRI.
"Terkhusus saya minta maaf kepada warga Kabupaten Sinjai," katanya.
Dia mengaku siap menerima segala konsekuensi atas kejadian ini. Apalagi kasus anaknya juga sudah dilaporkan ke polisi.
"Persoalan ini saya serahkan ke pihak berwajib. Apa pun prosesnya akan saya terima,” ucapnya.
Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar membenarkan laporan peristiwa tersebut. Selain itu, Propam Polres Sinjai juga sudah memeriksa Aiptu Rajamuddin terkait dugaan pembiaran terhadap aksi anaknya di kasus siswa aniaya guru.
Sumber: inews
Foto: Aiptu Raja minta maaf terkait kasus anaknya yang memukul guru di SMA Negeri 1 Sinjai. (Foto: IG/@feedgramindo)
Artikel Terkait
Dokter Tifa Lemas Pakai Kursi Roda Usai Pemeriksaan, Roy Suryo Masih Bisa Jalan
Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Memanas, Kuasa Hukum Bentrok dengan Penyidik soal Pemaksaan Rompi Tahanan
Roy Suryo dan Dokter Tifa Jalani Pemeriksaan Kesehatan Usai Ditangkap Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa, Kuasa Hukum Nilai Tidak Profesional