Janice Tjen Hadapi Mantan Rekan di Babak Pertama Ganda Indian Wells

- Kamis, 05 Maret 2026 | 20:25 WIB
Janice Tjen Hadapi Mantan Rekan di Babak Pertama Ganda Indian Wells

PARADAPOS.COM - Petenis putri Indonesia Janice Tjen segera beralih fokus ke sektor ganda di BNP Paribas Open 2026 di Indian Wells, setelah perjalanannya di tunggal terhenti lebih awal. Janice akan berpasangan dengan Chan Hao-ching dari Taipei untuk menghadapi duo Katrzyna Piter dan Andreja Klepac pada lomba babak pertama yang dijadwalkan Jumat (05.30 WIB). Perjumpaan ini menarik karena Janice justru akan berhadapan dengan mantan rekannya sendiri, Piter.

Dari Rekanan Menjadi Lawan

Dinamika di lapangan tenis seringkali berubah cepat. Janice Tjen dan Katrzyna Piter, yang tahun lalu bersama-sama meraih gelar WTA 250 di Guangzhou dan memulai musim 2026 dengan juara di Hobart, kini harus berhadap-hadapan di seberang net. Kerjasama mereka sempat terhenti di babak pertama Australian Open, sebelum Janice mencoba beberapa pasangan baru di turnamen Timur Tengah.

“Di 'Middle East Swing' Janice menggandeng pasangan baru yakni petenis Filipina Alexandra Eala pada WTA 500 Abu Dhabi, dan petenis Ceko Marie Bouzkova pada WTA 1000 Dubai,” jelasnya mengenai eksperimen mencari chemistry yang tepat.

Momentum Positif di Sektor Ganda

Meski sempat berpisah, Janice dan Piter kembali bersatu di Merida Open pekan lalu dan berhasil melaju hingga semifinal. Hasil-hasil konsisten ini, ditambah dengan terobosan historisnya di tunggal dengan mencapai peringkat 36 dunia, membuat posisi Janice di sektor ganda semakin diperhitungkan. Pada usia 23 tahun, petenis Jakarta ini kini menduduki peringkat 47 dunia untuk ganda, sedikit unggul di atas rekan senegaranya, Aldila Sutjiadi, yang berada di posisi 49.

Lupakan Kekalahan, Fokus ke Laga Baru

Perjalanan di Indian Wells tentu diawali dengan rasa kecewa. Di sektor tunggal, Janice harus mengakui keunggulan Jaqueline Cristian dalam pertarungan sengit tiga set yang berlangsung hampir tiga jam, dengan skor akhir 6-4, 4-6, 6-7(8). Kekalahan pahit itu kini harus ditinggalkan di belakang. Konsentrasi penuh dibutuhkan untuk menghadapi tantangan berbeda di ganda, melawan pasangan yang terdiri dari mantan rekannya dan partner yang berpengalaman. Pertandingan Jumat nanti bukan hanya soal lolos ke babak berikutnya, tetapi juga uji mental dan taktik di tengah dinamika hubungan antar-petenis yang selalu berubah.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar