Bupati Jember Tegaskan Stok BBM Aman, Imbau Warga Tak Panik Borong

- Jumat, 06 Maret 2026 | 02:25 WIB
Bupati Jember Tegaskan Stok BBM Aman, Imbau Warga Tak Panik Borong

PARADAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayahnya dalam kondisi aman dan melimpah. Pernyataan ini disampaikan Bupati Muhammad Fawait untuk menenangkan keresahan warga yang memicu antrean panjang di SPBU sejak Kamis (5 Maret 2026) sore akibat isu kelangkaan. Ia mengimbau masyarakat tidak panik dan membeli secara berlebihan agar tidak menciptakan ketidakstabilan di pasaran.

Rapat Darurat Pasca-Ibadah Umrah

Menanggapi kekhawatiran yang muncul akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait langsung mengambil langkah cepat. Begitu kembali dari ibadah umrah dan masih berada di Surabaya, ia memimpin rapat koordinasi daring pada Kamis malam. Rapat yang digelar dari Pendapa Wahyawibawagraha Jember itu menghadirkan jajaran Pemkab, perwakilan Pertamina, serta pengurus Hiswana Migas setempat.

Dalam keterangannya, Gus Fawait mengakui adanya kecemasan publik. Namun, ia menekankan bahwa situasi saat ini berbeda dengan kendala beberapa bulan sebelumnya yang disebabkan faktor cuaca dan infrastruktur.

"Kami menyadari adanya kekhawatiran masyarakat akibat konflik internasional yang mengganggu jalur logistik global. Namun, berdasarkan data lapangan dari Pertamina, stok BBM untuk wilayah Jember sangat mencukupi," tuturnya.

Komitmen Penambahan Pasokan Jika Diperlukan

Bupati Fawait menjelaskan, pasokan BBM yang ada saat ini lebih dari cukup untuk memenuhi konsumsi harian. Ia menyampaikan bahwa pihaknya dan Pertamina telah memiliki komitmen untuk merespons secara sigap jika terjadi lonjakan permintaan di lapangan. Mekanisme penambahan stok, menurutnya, dapat segera dilakukan tanpa penundaan yang berarti.

Oleh karena itu, pemerintah daerah secara tegas meminta warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing melakukan pembelian secara borong. Tindakan panik massal justru berpotensi menciptakan masalah pasokan yang semula tidak ada.

"Tidak perlu panik. Stok BBM aman dan melimpah. Kami bersama Pertamina tidak akan tinggal diam jika ada peningkatan kebutuhan; stok akan langsung ditambah jika diperlukan," ujarnya menegaskan.

Imbauan Bijak Menyaring Informasi

Di akhir pernyataannya, Gus Fawait berharap klarifikasi resmi ini dapat mengembalikan rasa aman masyarakat sehingga aktivitas perekonomian dan mobilitas warga Jember kembali normal. Ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar di platform media sosial.

Langkah responsif pemerintah daerah ini diharapkan dapat meredam gejolak dan mencegah terulangnya antrean panjang seperti yang terjadi sebelumnya. Kejelasan informasi dari otoritas yang berwenang dianggap kunci untuk menjaga stabilitas dan ketenangan di tengah masyarakat.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar