PARADAPOS.COM - Bupati Tanggamus, Moh Saleh Asnawi, menyerahkan seekor sapi kurban jenis limosin seberat 1.038 kilogram kepada pengurus Masjid Al-Khasyien di Pekon Banjar Negeri, Kecamatan Gunung Alip. Sapi tersebut merupakan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Kabupaten Tanggamus dalam rangka perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Penyerahan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026, dan turut dihadiri anggota DPRD, pejabat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang menyaksikan langsung prosesi tersebut.
Penyerahan Hewan Kurban di Tengah Antusiasme Warga
Suasana di halaman Masjid Al-Khasyien pagi itu tampak semarak. Warga berkumpul sejak pagi, menyaksikan langsung momen penyerahan hewan kurban yang cukup istimewa. Sapi limosin bertubuh besar itu menjadi pusat perhatian, mengingat bobotnya yang mencapai lebih dari satu ton.
Bupati Moh Saleh Asnawi tiba didampingi sejumlah pejabat daerah. Ia tampak bersahaja saat menyerahkan tali kekang sapi kepada pengurus masjid. Prosesi berlangsung singkat namun khidmat, diiringi doa bersama dari para tokoh agama yang hadir.
Kurban sebagai Wujud Kepedulian Sosial
Tidak hanya menyerahkan bantuan dari Presiden, Bupati Tanggamus juga menyumbangkan satu ekor hewan kurban pribadi. Ia berharap distribusi daging kurban bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama yang benar-benar membutuhkan.
"Saya kurban satu ekor ya untuk daerah yang saya harapkan bisa berguna bagi masyarakat yang memang justru masyarakat yang memang betul-betul berhak menerimanya," kata Moh Saleh Asnawi dalam program Headline News Metro TV, Rabu, 27 Mei 2026.
Ia menambahkan bahwa semangat berkurban tahun ini terasa lebih kuat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, partisipasi dari berbagai pihak menunjukkan solidaritas yang tinggi di tengah masyarakat.
"Jadi bagi kami, kurban ini adalah suatu bentuk sosial untuk peduli itu sesama umat Islam khususnya ya," ujarnya.
Peningkatan Jumlah Hewan Kurban di Tanggamus
Kabupaten Tanggamus mencatat peningkatan jumlah hewan kurban pada Iduladha tahun ini. Kontribusi datang dari berbagai elemen, mulai dari organisasi perangkat daerah, instansi pemerintah, lembaga keamanan, pelaku usaha, hingga partisipasi langsung dari masyarakat.
Angka ini menunjukkan tren positif dalam hal kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk berbagi. Di lapangan, panitia kurban di sejumlah titik melaporkan bahwa distribusi daging berjalan lancar dan tertib.
Para tokoh agama setempat mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang turut memfasilitasi penyaluran hewan kurban. Mereka berharap tradisi ini terus berlanjut dan semakin memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pengurus Masjid Cut Meutia Serukan Generasi Muda Kembali ke Masjid, Sediakan Cukur Rambut Gratis
Harga Emas Anjlok Lebih dari 1 Persen Dipicu Spekulasi Kenaikan Suku Bunga AS dan Ketegangan Geopolitik
786 Jemaah Haji Gorontalo Bersiap Laksanakan Lempar Jumrah di Mina
Anggota DPR: Regulasi AI di Indonesia Tertinggal Jauh dari Perkembangan Teknologi