Roy Suryo Ungkap Kekhawatiran Developer AI LISA UGM Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

- Minggu, 07 Desember 2025 | 15:50 WIB
Roy Suryo Ungkap Kekhawatiran Developer AI LISA UGM Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Khawatir Pembuat AI LISA UGM Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Khawatir Developer AI LISA UGM Bisa Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

Praktisi telematika, Roy Suryo, menyuarakan kekhawatiran bahwa pengembang sistem Artificial Intelligence (AI) LISA di Universitas Gadjah Mada berpotensi menjadi tersangka dalam kasus kontroversi ijazah Presiden Joko Widodo.

Kekhawatiran ini muncul setelah beredar video yang menunjukkan asisten virtual LISA menjawab pertanyaan mengenai status kelulusan Jokowi. Dalam video tersebut, LISA menyatakan bahwa Joko Widodo pernah kuliah di Fakultas Kehutanan UGM namun dinyatakan tidak lulus.

LISA UGM dan Sumber Datanya

LISA (Lean Intelligent Service Assistant) adalah platform layanan terpadu UGM yang dikembangkan oleh unit internal universitas bekerja sama dengan Botika. Roy Suryo menegaskan bahwa basis pengetahuan AI ini dibangun dari data internal UGM, seperti data akademik dan administrasi dari Biro Transformasi Digital dan Direktorat Kemahasiswaan.

"Karena LISA tidak komersial, saya yakin informasinya murni dari database UGM. Jadi, jawaban bahwa Jokowi tidak lulus adalah valid," tegas alumni FISIPOL UGM ini.

Implikasi Hukum dan Potensi Manipulasi

Roy Suryo memperingatkan implikasi hukum yang bisa menyasar pengembang LISA. Saat ini, layanan LISA dikabarkan sedang dalam perbaikan. Jika nantinya jawaban LISA diubah menjadi menyatakan Jokowi sebagai alumni, hal ini justru bisa menjerat pengembangnya.

"Memodifikasi output LISA dan menyebarkannya sebagai informasi asli dapat melanggar Pasal 32 dan 35 UU ITE tentang pemalsuan informasi elektronik," jelas Roy.

Desakan untuk Bukti dan Penutup

Roy menyatakan bahwa temuan LISA ini memperkuat kajian ilmiahnya yang menyimpulkan ijazah S1 Jokowi palsu. Ia menegaskan, jalan keluar sederhana dari kontroversi ini adalah jika Jokowi menunjukkan secara langsung ijazah asli yang dimilikinya kepada publik.

"Kasus ini menjadi kontroversial dan memakan korban karena ketidakjujuran. Jika ada bukti asli, tunjukkan saja seperti yang dilakukan pejabat lain," pungkas Roy Suryo.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar