Presiden Prabowo Subianto dikabarkan merasa lelah dengan dominasi mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemerintahannya. Menurut analisis politik terbaru, Prabowo diharapkan dapat melepaskan pengaruh Jokowi dan fokus membangun kepentingan anak bangsa secara mandiri.
Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, mengungkapkan hal tersebut dalam podcast YouTube Forum Keadilan TV bertajuk "Hari Purwanto: Prabowo Resah Digelendoti Jokowi".
Hari menegaskan bahwa di tahun kedua pemerintahannya, Prabowo perlu lebih memprioritaskan pembangunan bangsa daripada terbebani kepentingan keluarga Jokowi. Pernyataan Prabowo tentang Ibu Kota Nusantara (IKN) yang hanya sebagai ibu kota politik dinilai sebagai sinyal perubahan arah pemerintahan.
"Banyak statement-statement yang sudah mulai berbeda. Itu bagian dari sinyal yang disampaikan Prabowo," jelas Hari seperti dikutip dari sumber berita.
Hari juga membandingkan masa transisi pemerintahan SBY ke Jokowi yang berjalan lebih smooth, sementara warisan pemerintahan Jokowi dinilai meninggalkan tantangan kompleks termasuk utang menumpuk dan pembangunan IKN yang belum tuntas.
Analis politik ini berharap Prabowo dapat menorehkan kepemimpinan yang independen dan fokus pada kemajuan bangsa. "Pesan saya buat Prabowo: yang gelendotin sudah lah, dilepas saja. Fokus membangun kepentingan untuk anak bangsa," pungkas Hari.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
ESDM Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Analis Soroti Rekam Jejak Bahlil
JK Tegas Tolak Pertemuan dengan Rismon Sianipar, Tegaskan Netral dalam Polemik Ijazah Jokowi
Sekjen Golkar: Kemenangan Jokowi 2014 Bukan Hanya Andil Satu Orang
JK Klaim Sebagai Pengusung Utama Jokowi dari Solo ke Kursi Presiden