Ia mendesak agar insiden serupa tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi pemerintah serta aparat berwenang untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas investasi asing, mulai dari izin usaha, izin tinggal, hingga kepatuhan hukum.
Desakan Pengawasan Ketat dan Penindakan Hukum
Legislator NasDem itu menyoroti potensi lemahnya pengawasan yang bisa memicu pelanggaran, serupa dengan kasus di daerah lain seperti Morowali. Ia mengingatkan pentingnya kehadiran negara melalui institusi seperti imigrasi, bea cukai, dan kepolisian.
“Kita terbuka untuk investasi, tetapi kepentingan masyarakat lokal, tenaga kerja, perpajakan, dan CSR tidak boleh diabaikan,” ujar Syarif Amin.
Ia mendesak aparat untuk segera mengusut asal-usul dan legalitas izin tinggal para WNA terlibat, serta memproses secara tegas setiap pelaku pengeroyokan dan perusakan sesuai hukum Indonesia. “Harus ditindak tegas untuk efek jera dan memastikan hukum kita dihormati,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Bappenas: Program Makan Bergizi (MBG) Lebih Mendesak Daripada Buka Lapangan Kerja, Ini Alasannya
Kasus Es Gabus Spons: Analisis Lengkap Pro Kontra Firdaus Oiwobo vs Susno Duadji
Babinsa Serda Heri Dihukum 21 Hari: Kronologi Tuduhan Es Gabus Spons ke Pedagang
Anwar Abbas Peringatkan Prabowo: Waspada Siasat Israel-AS di Dewan Perdamaian Gaza