PARADAPOS.COM - Media sosial tengah dihebohkan oleh video viral yang memperlihatkan seorang oknum polisi melontarkan pernyataan kontroversial terkait profesi seniman.
Dalam video yang beredar, sang polisi terdengar menyebut bahwa pekerjaan sebagai seniman adalah murahan dan tak akan membuat seseorang kaya. Pernyataan tersebut langsung sontak menuai reaksi keras dari publik.
"Orang seni itu murahan. Murahan. Bener, gak? Orang seni itu gak bakal ada yang kaya. Sengsara semua orang seni itu,” kata Anggota Polisi Kalijati, Aiptu Hendra Gunawan dalam unggahan Instagram @medsoszone Senin, 21 April 2025.
Dalam kronologinya, awal mula di sebuah kegiatan sebuah konser musik yang berada di Kalijati, Subang, Jawa Barat, Hendra naik ke atas panggung dan mengatakan kepada sang penyanyi. Ia menyampaikan bahwa orang seni itu murahan.
Lebih lanjut, ia juga melontarkan orang yang pekerja seni tersebut nggak bakal ada yang kaya. Mereka dinilai pekerjaan yang sesangara dan tidak mendapatkan penghasilan yang lebih baik.
Adanya kejadian tersebut langsung menjadi perbincangan warganet di media sosial. Banyak dari mereka yang sangat marah dan kecewa dengan pernyataan tersebut.
"Saya sebagai seniman Aceh mengutuk keras ucapan oknum polisi dari Polsek Kalijati ini. Kalimat murahan itu sangat tidak beradab dan menghina kami sebagai seniman pengkarya," tulis komentar warganet yang menjadi seniman dalam unggahan tersebut.
"Tolong polisi kek gini dicopot jabatannya saja, kok bisa menghina profesi seseorang di depan orang yang sedang bekerja di bidang tersebut," timpal warganet lainnya.
Sebagai tambahan informasi, sang polisi tersebut saat ini langsung dibawa ke Provost dan Unit Intel Polsek Kalijati untuk diperiksa. Ia ditengarai dalam pengaruh minuman alkohol.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Didik Rachbini Peringatkan Ancaman Pidana Enam Tahun jika Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Terbukti
Gibran Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Didoakan, Hormati Proses Hukum
Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ditahan di Polda Metro Jaya Usai Perawatan Intensif
Menteri Keuangan Purbaya Disorot karena Negosiasi Panda Bond Dinilai Lebih Bernuansa Pencitraan daripada Solusi Ekonomi