Keluarga Bandung Nekat Jalan Kaki dari Tanjung Priok, Polisi Beri Bantuan
Sebuah aksi nekat dilakukan oleh satu keluarga asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Mereka terpaksa berjalan kaki dari kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju Bandung setelah kehabisan ongkos pulang. Insiden ini terjadi setelah mereka gagal mendapatkan pekerjaan di Ibu Kota.
Kejadian ini berawal ketika personel Satbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Iptu Heri Prasetyo, menemukan tiga orang dalam keadaan kebingungan dan kelelahan di area Pintu Masuk Pos 1 Pelabuhan Tanjung Priok pada Selasa (14/10/2025) sore.
Keluarga Muda dalam Kesusahan
Ketiga orang tersebut ternyata merupakan satu keluarga yang terdiri dari Nanda Simatra (suami), Novita Sari (istri), dan anak balita mereka, Wildan (2 tahun). Keluarga ini berasal dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
"Mereka terlihat berjalan kaki dari Penjaringan menuju Pelabuhan Tanjung Priok karena kehabisan ongkos untuk pulang ke kampung halaman," jelas Heri dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).
Misi Mencari Kerja yang Gagal
Setelah dihampiri dan ditanyai tujuan mereka, Nanda Simatra mengungkapkan kenyataan pahit yang dialami keluarganya. "Kami datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan, tapi sampai sekarang belum dapat juga. Uang kami sudah habis," ujarnya.
Mendengar pengakuan tersebut, Iptu Heri Prasetyo segera membawa keluarga tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Bantuan Kepulangan dari Polisi
Petugas kepolisian kemudian melakukan proses pendataan dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Jakarta Utara. Hasil koordinasi ini memungkinkan keluarga tersebut untuk dipulangkan ke Bandung secara gratis.
"Setelah melalui proses pendataan, pihak kepolisian membantu memfasilitasi kepulangan keluarga ini melalui koordinasi dengan instansi terkait," kata Heri.
Komitmen Pelayanan Polri
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. "Polri akan selalu hadir dan memberikan pelayanan yang tulus ikhlas kepada masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, Tobing menjelaskan bahwa tindakan ini sejalan dengan program Presisi Kapolri dan Kapolda Metro Jaya yang menekankan pentingnya pelayanan humanis, cepat, transparan, dan responsif terhadap setiap permasalahan kemanusiaan.
Artikel Terkait
Kamelia Tegaskan Hubungan dengan Ammar Zoni Resmi Berakhir Sejak Maret 2026
Muhammadiyah Keluarkan Fatwa: Trading Kripto Diperbolehkan dengan Syarat Ketat
Anggota DPR Rieke Diah Pitaloka Curigai Upaya Pembungkaman Saksi Kunci Kasus Pembunuhan Mantan Ketua SP JICT
KPK Tetapkan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif sebagai Tersangka Baru