PARADAPOS.COM - Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, setelah berjuang melawan kanker ginjal yang diidapnya sejak 2019. Kepergiannya yang mendalam meninggalkan duka bagi keluarga, rekan, dan penggemar. Sebelum berpulang, Vidi diketahui sempat mengirimkan pesan berisi curahan hati yang pilu kepada sahabatnya, Enzy Storia, yang mengungkap betapa lelahnya ia menjalani perjuangan melawan penyakit.
Pesan Terakhir yang Menyentuh
Kedekatan Vidi Aldiano dengan Enzy Storia terlihat dari komunikasi intens mereka hingga hari-hari terakhir. Unggahan di akun Instagram pribadi Enzy, yang kini telah dihapus, mengungkap percakapan mereka sekitar sebulan sebelum Vidi wafat. Dalam pesan itu, Vidi menyampaikan kelelahannya dengan jujur.
"Gue capeek banget, bener-bener capek, kayak udah dong plis," ucap Vidi.
Merespons keluhan sahabatnya, Enzy berusaha memberikan semangat dan doa. Ia meyakinkan Vidi bahwa kondisi remisi bisa dicapai.
"Iya paham beb, ngerti banget, remisi ya bentar lagi bisa kok, bisa dilewatin ini semua yakin gue," balas Enzy.
Vidi pun mengaminkan harapan tersebut, meski rasa lelahnya masih terasa sangat berat.
"Amin, ya Allah capek," tambahnya dalam pesan berikutnya.
Komunikasi yang Berangsur Berhenti
Meski sempat berbagi rasa lelah, komunikasi antara keduanya mulai terputus sekitar pertengahan Februari. Tangkapan layar percakapan menunjukkan pesan-pesan dari Enzy yang tidak lagi dibalas oleh Vidi, menandakan kondisi kesehatannya yang semakin menurun.
Dalam salah satu pesannya, Enzy menulis, "Vid are you okay, mau tidur kepikiran lo, semoga baik-baik aja ya di sana, kuat yuk Vidi, bisa yuk, sayang Vidi banyak-banyak."
Momen Terakhir yang Penuh Makna
Walau komunikasi via chat terhenti, Enzy menyatakan bahwa ia tetap mendampingi sahabatnya secara langsung di masa-masa akhir. Ia menggambarkan pertemuan sehari sebelum Vidi berpulang sebagai momen yang mengharukan sekaligus menghibur.
“H-1 Vidi pergi juga aku masih ketemu sama Vidi, masih bercanda sama Vidi,” kenang Enzy dengan suara bergetar.
Ia melanjutkan, meski Vidi sudah tak mampu merespons dengan kata-kata, ia masih memberikan isyarat halus yang penuh arti. “Vidi enggak bisa merespons aku, tapi Vidi ngasih gerakan tangan gitu, yang dia tahu ada aku di situ."
“Itu udah bikin aku cukup happy, dia tahu aku hadir buat dia,” jelasnya.
Ketenangan di Detik-Detik Terakhir
Enzy juga membagikan kesan mendalam lainnya. Ia sempat melihat senyum Vidi yang terpancar tenang dan sumringah di detik-detik terakhir. Gambaran itu memberikannya ketenangan hati, meski rasa sedih kehilangan tak terhindarkan.
“Kemarin juga sempat ngelihat Vidi senyum, lebih ke sumringah ya. Aku sebagai sahabatnya ikutan senang, ikutan lega. Sedih iya pasti, tapi aku lebih ke bahagia sih, karena Vidi tenang,” ungkap Enzy.
Kedekatan yang terjalin setiap hari membuatnya lebih siap menerima kenyataan. “Aku hampir tiap hari komunikasi sama Vidi. Jadi sebelum Vidi ngedrop juga masih komunikasi,” ceritanya.
“Jadi ketika tahu kabarnya, aku udah ikhlas sih,” tuturnya pelan, menutup kisah pertemanan mereka yang penuh makna.
Artikel Terkait
Kaharingan Bertahan di Tengah Dilema Pengakuan Negara dan Perpecahan Keluarga
Piche Kota Ditahan Polres Belu Terkait Dugaan Pencabulan Siswi SMA
Pihak Berwenang Pastikan Pasokan BBM di Karimun Aman Jelang Mudik Lebaran
Pemerintah Siagakan Penuh Transportasi Darat, Laut, dan Udara untuk Mudik Lebaran 2026