Arbeloa: Real Madrid Harus Sempurna di Tujuh Laga Tersisa Demi Peluang Juara

- Selasa, 21 April 2026 | 13:25 WIB
Arbeloa: Real Madrid Harus Sempurna di Tujuh Laga Tersisa Demi Peluang Juara

PARADAPOS.COM - Real Madrid menghadapi tekanan tinggi untuk memenangi tujuh pertandingan tersisa di La Liga musim ini. Meski tertinggal sembilan poin dari sang pemuncak, Barcelona, pelatih Alvaro Arbeloa menegaskan timnya tidak akan menyerah dan tetap menargetkan kemenangan penuh demi menjaga peluang juara yang semakin tipis. Ambisi ini muncul di tengah catatan kurang baik klub dalam beberapa musim terakhir.

Target Penuh di Tujuh Laga Penentu

Dengan hanya tersisa tujuh laga, jalan menuju gelar bagi Los Blancos terlihat sangat terjal. Mereka harus sempurna dan sekaligus berharap rivalnya melakukan kesalahan. Situasi ini menciptakan beban psikologis tersendiri, mengingat Madrid tercatat gagal meraih enam dari tujuh trofi utama terakhir. Kegagalan lagi akan memperpanjang daftar kekeringan gelar yang tentu tidak diinginkan oleh klub sebesar Real Madrid.

Di tengah situasi tersebut, Arbeloa mencoba mengalihkan fokus tim dari beban masa lalu ke tuntutan yang ada di depan mata. Dalam pernyataannya yang dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 21 April 2026, ia menegaskan filosofi klub yang selalu menatap ke depan.

"Di Real Madrid tidak ada gunanya memikirkan kekalahan, tetapi tidak ada gunanya juga memikirkan kemenangan, karena kami tahu tuntutan yang dimiliki klub ini dan Anda harus selalu menatap masa depan untuk menang. Kami harus memenangi tujuh pertandingan tersisa," ujarnya.

Inkonsistensi yang Menjadi Tantangan

Selain tekanan dari luar, Arbeloa juga mengakui adanya masalah internal yang kerap menghantui performa timnya, yakni inkonsistensi. Ia mengamati bahwa anak asuhnya justru lebih sering tampil gemilang di pertandingan besar melawan rival berat, dibandingkan saat berhadapan dengan tim-tim yang dianggap lebih rendah.

Pola performa yang fluktuatif ini dinilainya sebagai salah satu faktor penyulit dalam perburuan gelar domestik. "Selama bulan-bulan ini, saya pikir kami tampil lebih baik di pertandingan besar daripada melawan klub-klub kecil. Kami juga mengalami keadaan seperti saat melawan Girona yang membuat Real Madrid lebih mudah memenangi Liga Champions daripada La Liga," tambahnya.

Dinamika Hubungan dengan Skuad

Isu lain yang kerap mengemuka adalah gaya kepemimpinan Arbeloa. Beberapa pihak mempertanyakan tingkat ketegasannya dalam menangani bintang-bintang di ruang ganti. Namun, sang pelatih dengan tegas menepis anggapan tersebut.

Ia menyatakan bahwa hubungannya dengan para pemain tetap baik dan profesional, tanpa harus mengorbankan tuntutan standar tinggi yang diberlakukan. "Saya tidak memiliki perasaan tentang hubungan kolegial itu. Saya pikir saya memiliki hubungan yang baik dengan para pemain. Saya tidak memahami sepak bola dengan cara lain," tegas Arbeloa.

Ujian Pertama: Menjamu Alaves

Komitmen untuk meraih kemenangan penuh akan langsung diuji dalam laga kandang berikutnya. Madrid dijadwalkan menjamu Alaves di Santiago Bernabeu pada Rabu, 21 April 2026. Secara statistik, pertandingan ini seharusnya dapat dimanfaatkan Madrid untuk mengumpulkan tiga poin, mengingat mereka berada di posisi kedua klasemen dengan 70 poin, sementara Alaves bertengger di peringkat ke-17 dengan 33 poin.

Namun, berdasarkan pengakuan Arbeloa tentang kecenderungan timnya, laga seperti inilah yang justru perlu diwaspadai. Setiap poin yang tercecer akan semakin menjauhkan mereka dari mimpi menyentuh trofi La Liga. Oleh karena itu, kemenangan mutlak harus diraih bukan hanya untuk menjaga asa, tetapi juga untuk terus memberikan tekanan psikologis kepada Barcelona di puncak klasemen.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar