Arema FC Tahan Imbang Persib Bandung, Jadi Satu-Satunya Tim yang Curi Poin di Kandang Maung Bandung

- Jumat, 24 April 2026 | 17:00 WIB
Arema FC Tahan Imbang Persib Bandung, Jadi Satu-Satunya Tim yang Curi Poin di Kandang Maung Bandung
PARADAPOS.COM - Arema FC membawa pulang satu poin berharga dari markas Persib Bandung setelah menahan imbang tuan rumah 0-0 dalam laga pekan ke-29 BRI Super League. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat (24/4/2026) itu berjalan ketat, dengan kedua tim gagal mencetak gol sepanjang 90 menit.

Hasil yang Terasa Seperti Kemenangan

Bagi Arema, hasil imbang ini memiliki arti lebih dari sekadar satu poin. Mereka menjadi satu-satunya tim musim ini yang berhasil mencuri poin di kandang Persib. Capaian itu menunjukkan betapa berharganya hasil tersebut di tengah dominasi sang tuan rumah di panggung kompetisi.

Strategi Bertahan yang Efektif

Pendekatan permainan Arema mengandalkan pertahanan rapat yang dipadukan dengan serangan balik cepat. Meskipun tidak mampu menjebol gawang lawan, organisasi permainan yang disiplin membuat lini depan Persib frustrasi. Para pemain tuan rumah kesulitan menembus pertahanan yang terstruktur dengan rapi. Secara kualitas individu, penguasaan bola, dan jumlah peluang, Persib memang lebih unggul. Namun, dominasi tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Pertahanan Arema tampil solid dan mampu meredam setiap serangan yang dilancarkan.

Apresiasi Pelatih Arema

Pelatih Arema, Marcos Santos, mengakui beratnya pertandingan yang dihadapi timnya. Ia memberikan penghormatan kepada lawan yang telah lama berkuasa di kompetisi. “Ini adalah pertandingan yang sulit. Persib adalah tim juara. Mereka sudah berada di puncak selama tiga musim terakhir,” ujar Marcos Santos. “Terima kasih kepada para pemain dan staf pelatih atas kerja keras hari ini. Juga untuk para suporter, ini luar biasa,” tuturnya menambahkan.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar