Presiden Kuba Kecam Penangkapan Maduro dan Siap Berjuang untuk Venezuela
Presiden Kuba, Miguel Díaz-Canel Bermúdez, secara keras mengecam upaya penangkapan terhadap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk terorisme negara yang menargetkan pemimpin sah yang dipilih secara demokratis oleh rakyat Venezuela.
Menurut Díaz-Canel, penculikan terhadap seorang kepala negara yang sah merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan hukum internasional. Insiden ini, tegasnya, tidak boleh ditutup-tutupi atau diterima oleh komunitas internasional.
Presiden Kuba juga dengan tegas menolak pandangan bahwa Amerika Latin adalah halaman belakang Amerika Serikat. Ia menuding bahwa kepentingan utama pihak yang ia sebut imperialis adalah untuk menguasai minyak, tanah, dan sumber daya alam Venezuela yang melimpah.
Artikel Terkait
Rapat Rahasia Doha: Transisi Venezuela Pasca Maduro dan Peran Kunci Delcy Rodriguez
Iran Ancam Ratakan Israel Jika Diserang: Netanyahu Hubungi Putin untuk Meredam Ketegangan
Trump Isyaratkan Serangan ke CEO Minyak Sebelum Serbu Venezuela: Fakta & Reaksi PBB
Kesaksian Prajurit Venezuela: Detik-Detik Serangan Udara AS 2026 & Analisis Dampaknya