Polisi Ungkap Motif Konten dan Promosi Penjualan Mobil di Balik Aksi Zig-zag di Tol Becakayu

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:25 WIB
Polisi Ungkap Motif Konten dan Promosi Penjualan Mobil di Balik Aksi Zig-zag di Tol Becakayu

PARADAPOS.COM - Polisi mengungkap motif di balik aksi zig-zag berbahaya yang dilakukan sejumlah pengemudi mobil di Jalan Tol Becakayu, Jakarta Timur, pada Rabu (4/3) malam lalu. Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi yang viral di media sosial itu dilakukan untuk membuat konten dan sekaligus promosi penjualan mobil. Enam pengemudi yang terlibat telah diberikan teguran lisan dan edukasi oleh pihak kepolisian.

Motif Konten dan Bisnis di Balik Aksi Berbahaya

Kasat Lantas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, menjelaskan bahwa motif utama para pengemudi tersebut adalah untuk konten media sosial. Tidak hanya itu, aksi itu juga dikaitkan dengan aktivitas bisnis mereka di bidang otomotif.

“Motifnya mereka membuat konten sekaligus untuk menjual mobil karena sebagaian dari mereka bekerja sebagai jual beli mobil,” jelas Reiki, saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/3/2026).

Tindakan Preventif dan Edukasi dari Polisi

Menanggapi insiden tersebut, polisi telah mengambil langkah tegas namun lebih mengutamakan pendekatan preventif. Enam pengemudi yang rata-rata berusia 25 tahun dan telah memiliki SIM tersebut telah didatangi dan diberikan pembinaan.

“Kami datangi para pengendara tersebut dan kami memberikan teguran lisan dan imbauan-imbauan yang bersifat edukatif dengan harapan tidak mengulangi perbuatannya,” tuturnya.

Para pelaku telah menyampaikan permohonan maaf atas perbuatannya. Dalam penanganan kasus ini, polisi memilih untuk tidak menjatuhkan tilang, melainkan fokus pada upaya pencegahan.

“Kita lebih mengedepankan upaya preventif dan memberikan pengarahan yang bersifat edukatif,” ungkap Reiki menegaskan pendirian institusinya.

Potensi Bahaya yang Mengancam Keselamatan

Aksi yang terekam dalam video amatir itu menunjukkan lima mobil melaju dalam rombongan dan dengan sengaja berpindah-pindah lajur secara zig-zag. Mereka terlihat bergerak dari lajur satu hingga lajur tiga secara bergantian, sebuah manuver yang sangat berisiko.

Meski kondisi tol terlihat sepi, perilaku tersebut secara efektif menutup beberapa jalur bagi pengguna jalan lainnya. Pakar keselamatan lalu lintas kerap memperingatkan bahwa aksi semacam ini, meski di jalan yang lengang, memiliki potensi besar memicu kecelakaan beruntun, terutama jika ada kendaraan lain yang melintas dengan kecepatan tinggi. Tidak mengherankan, video itu langsung menuai kecaman luas dari masyarakat yang mengutamakan keselamatan dan ketertiban di jalan raya.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar