Donny Fattah, Pendiri dan Bassis Legenda God Bless, Meninggal Dunia

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 11:00 WIB
Donny Fattah, Pendiri dan Bassis Legenda God Bless, Meninggal Dunia

PARADAPOS.COM - Dunia musik Indonesia berduka. Gideon Onoa Patta Gagola, yang lebih dikenal sebagai Donny Fattah, pendiri dan bassis legendaris grup rock God Bless, meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 10.52 WIB. Musisi berusia 76 tahun itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, setelah beberapa hari dirawat intensif. Kepergiannya menutup perjalanan panjang seorang pionir yang suaranya membentuk dasar musik rock tanah air selama beberapa dekade.

Perjuangan Melawan Penyakit Autoimun

Di balik penampilannya yang penuh energi di atas panggung, Donny Fattah diketahui telah lama berjuang melawan masalah kesehatan yang serius. Putri sulungnya, Cindy Fattah, menjelaskan bahwa ayahnya mengidap penyakit autoimun. Kondisi ini, menurut keterangan keluarga, mulai muncul pasca Donny menjalani operasi bypass jantung pada 2022.

“Papa meninggal tadi di ruang ICU Rumah Sakit Fatmawati setelah dirawat kurang lebih 3 hari. Papa itu ada sakit autoimun,” tutur Cindy saat ditemui di rumah duka.

Penyakit autoimun itu, lanjut Cindy, menyebabkan komplikasi yang signifikan pada kondisi fisik sang musisi. “Autoimunnya itu membuat pembuluh darahnya semakin lengket. Jadi, ya beginilah prosesnya (meninggal dunia) karena sakit,” tambahnya.

Api Kreativitas yang Tak Pernah Padam

Meski kesehatan terus menurun, gairah Donny Fattah terhadap musik tetap menyala terang hingga detik-detik terakhir. Putranya, Iman Fattah, mengenang ayahnya sebagai sosok yang tak pernah kehabisan ide dan semangat berkarya, bahkan dalam kondisi terbaring sakit.

“Bahkan lagi sakit pun kalau kita datang itu ada saja ngomongin musik. Entah rekamanlah, ngulik lagulah, atau bikin lirik. Dia memang nggak pernah kehabisan ide, harus selalu ada yang dikaryakan,” kenang Iman dengan nada haru.

Komitmennya pada panggung musik tetap kuat. Donny tercatat masih sempat tampil, meski singkat, dalam konser ulang tahun ke-50 God Bless dan pertunjukan di Balai Sarbini, membuktikan dedikasi yang tak tergoyahkan.

Penghormatan Terakhir dari Sahabat dan Rekan

Kabar duka ini menyatukan komunitas musik Indonesia dalam duka. Ruang duka dan pemakaman di TPU Kamlung Kandang, Jakarta Selatan, dihadiri oleh banyak wajah-wajah ternama industri. Mulai dari rekan seperjalanan seperti Achmad Albar dan Ian Antono, hingga musisi dari generasi penerus seperti Armand Maulana (Gigi), Bongky (BIP), dan perwakilan dari Slank.

Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penghormatan mendalam kepada seorang maestro. Achmad Albar dan Ian Antono bahkan turut mengantarkan jenazah sahabat mereka itu ke peristirahatan terakhir, sebuah gambaran nyata dari ikatan persaudaraan yang terjalin erat di luar panggung.

Selamat jalan, Donny Fattah. Setiap hentakan bas yang kau tinggalkan bukan hanya sekadar nada, melainkan fondasi kokoh yang akan terus bergema dalam setiap lembar sejarah rock Indonesia.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar