Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Konawe, Dirasakan Skala III

- Minggu, 08 Maret 2026 | 04:00 WIB
Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Konawe, Dirasakan Skala III

PARADAPOS.COM - Wilayah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, diguncang gempa bumi pada Minggu pagi, 8 Maret 2026. Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guncangan berkekuatan magnitudo 3,9 itu terjadi pada pukul 07:50 WIB dengan episenter di darat dan kedalaman yang relatif dangkal.

Detail Episenter dan Dampak Guncangan

Pusat gempa terletak di koordinat 3,72 Lintang Selatan dan 122,16 Bujur Timur. Lokasi ini berada di daratan, tepatnya sekitar 20 kilometer arah timur laut dari wilayah Konawe. Dengan kedalaman hanya 4 kilometer di bawah permukaan bumi, gempa jenis ini sering kali lebih terasa jelas oleh penduduk setempat.

Dalam pernyataan resminya di platform media sosial, BMKG memberikan rincian teknis sekaligus informasi dampak guncangan.

"Gempa (UPDATE) Mag:3.9, 08-Mar-26 07:50:41 WIB, Lok:3.72 LS, 122.16 BT (Pusat gempa berada di darat 20 km timur laut Konawe)," jelas lembaga tersebut.

"Kedlmn:4 Km Dirasakan (MMI) III Konawe, III Konawe Utara BMKG," tambahnya.

Skala Getaran dan Respons Warga

Berdasarkan skala intensitas MMI (Modified Mercalli Intensity) yang dirilis BMKG, gempa dirasakan dengan skala III di Konawe dan Konawe Utara. Pada skala ini, getaran umumnya dirasakan nyata di dalam rumah, mirip dengan getaran yang ditimbulkan oleh lalu lintas kendaraan berat. Meski berpotensi menimbulkan kekhawatiran, gempa dengan magnitudo dan kedalaman seperti ini jarang menyebabkan kerusakan struktural yang signifikan.

Kejadian ini mengingatkan kembali bahwa wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Tenggara, merupakan kawasan yang aktif secara seismik. Pemahaman akan data gempa, seperti lokasi dan kedalaman, menjadi krusial bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar