Antwerp Juara FIBA 3x3 Shibuya Challenger, Lolos ke World Tour Zadar 2026

- Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB
Antwerp Juara FIBA 3x3 Shibuya Challenger, Lolos ke World Tour Zadar 2026

PARADAPOS.COM - Tim bola basket 3x3 Antwerp berhasil meraih tiket ke World Tour Zadar 2026 setelah tampil dominan dan keluar sebagai juara FIBA 3x3 Shibuya Challenger di Jepang. Prestasi ini mereka raih melalui serangkaian kemenangan beruntun, mengalahkan tim-tim tangguh seperti Ub, Valencia Basket, dan Shanghai di babak final dengan skor meyakinkan 22-15.

Jalan Terjal Menuju Gelar Juara

Perjalanan Antwerp menuju puncak tidaklah mudah. Di babak perempat final, mereka harus melewati perlawanan sengit dari tim Ub dengan skor ketat 18-15. Momentum positif ini berlanjut ke semifinal, di mana mereka kembali mengamankan kemenangan tipis 18-16 atas Valencia Basket. Dalam pertandingan tersebut, Dennis Donkor tampil sebagai pahlawan dengan mencetak sembilan poin krusial bagi timnya.

Final melawan Shanghai menjadi puncak dari konsistensi mereka. Dipimpin oleh Jonas Foerts, Antwerp langsung mengambil inisiatif dan mengendalikan permainan sejak awal. Mereka berhasil menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi, menutup pertandingan dengan kemenangan telak 22-15.

Kunci Kemenangan: Fokus dan Kekompakan

Pasca kemenangan, para pemain Antwerp membongkar resep sukses mereka. Jonas Foerts menekankan pentingnya keseimbangan antara ketangguhan fisik dan ketenangan mental, terutama pada momen-momen penentu.

"Keberhasilan kami tidak lepas dari keseimbangan permainan antara pertahanan fisik dan ketenangan saat momen krusial," ungkap Foerts. Ia menambahkan bahwa kemampuan tim menjaga fokus dari awal hingga akhir turnamen menjadi faktor penentu.

Pendapat serupa disampaikan Dennis Donkor, yang justru menyoroti aspek kolektivitas. Menurutnya, kekompakan dan pemahaman peran masing-masing pemain adalah fondasi utama.

"Seluruh pemain menjalankan peran masing-masing dengan baik, terutama dalam mengeksekusi peluang di bawah tekanan," tegas Donkor.

Perjuangan Shanghai dan Lolosnya Tiga Besar

Di seberang lapangan, Shanghai harus puas menempati posisi runner-up meski telah menunjukkan perlawanan gigih. Cameron Forte menjadi tumpuan utama tim dengan performa konsisten, termasuk saat membawa Shanghai mengalahkan Fuengirola 21-19 di semifinal dengan kontribusi sembilan poin.

Forte mengakui keunggulan lawan di partai puncak. "Tim kami telah berjuang maksimal, namun Antwerp tampil lebih solid di final," akunya. Ia juga menyoroti bahwa pelanggaran yang dilakukan timnya sempat mengganggu ritme permainan mereka dalam final.

Hasil turnamen ini sekaligus menentukan tiga tim yang berhak melangkah ke World Tour Zadar 2026. Antwerp, sebagai juara, bersama Shanghai dan Fuengirola, berhasil mengamankan tempat mereka di ajang bergengsi tingkat dunia tersebut.

Di luar perolehan gelar, catatan individu juga tercipta. Ivan Aurrecoechea dari Valencia Basket tercatat sebagai pencetak angka terbanyak sepanjang turnamen, dengan mengumpulkan total 39 poin.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar