Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Lanjut, Penggugat Minta Presiden Hadir Bawa Dokumen Asli

- Jumat, 20 Februari 2026 | 09:25 WIB
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Lanjut, Penggugat Minta Presiden Hadir Bawa Dokumen Asli

PARADAPOS.COM - Sidang gugatan perdata terkait ijazah sarjana Presiden Joko Widodo akan kembali digelar di Pengadilan Negeri Kota Solo, Selasa (24/2/2026) mendatang. Agenda utama persidangan kali ini adalah pemeriksaan lanjutan terhadap saksi ahli yang dihadirkan oleh pihak penggugat. Gugatan ini diajukan oleh dua alumni Universitas Gadjah Mada melalui mekanisme citizen lawsuit.

Permintaan Kehadiran Jokowi dan Pemeriksaan Ahli

Pada persidangan sebelumnya, Rabu (18/2/2026), penggugat telah menghadirkan dua orang saksi ahli. Selain itu, kuasa hukum penggugat secara resmi telah mengajukan permohonan kepada majelis hakim agar Joko Widodo hadir secara langsung di persidangan. Permohonan itu juga meminta agar presiden membawa serta ijazah asli sarjananya sebagai alat bukti.

Kuasa hukum penggugat, Ahmad Wirawan Adnan, menjelaskan dasar hukum dari permintaan tersebut. Ia merujuk pada sejumlah pasal dalam hukum acara perdata serta Peraturan Mahkamah Agung. Permohonan ini juga diklaim berlandaskan pada pernyataan-pernyataan Jokowi sendiri di berbagai kesempatan yang menyatakan kesiapannya untuk membuktikan keabsahan ijazah melalui jalur hukum.

“Kami memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk menerbitkan surat perintah agar prinsipal bernama Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, hadir secara langsung di persidangan dengan membawa dan menyerahkan ijazah asli sarjananya,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya langkah ini untuk proses pembuktian. “Berdasarkan alasan-alasan tersebut, kami memohon kepada Majelis Hakim yang kami hormati agar berkenan mengabulkan permohonan ini,” pungkasnya.

Jadwal Sidang dan Agenda Internasional Presiden

Sidang yang akan datang dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 WIB. Sementara itu, dalam waktu yang berdekatan, Presiden Joko Widodo tengah menjalankan agenda kerjanya di luar negeri. Pada Kamis (19/2/2026) petang, Jokowi tiba di New Delhi, India, untuk menghadiri Bloomberg New Economy Forum.

Kedatangannya di bandara India disambut langsung oleh Duta Besar RI setempat. Forum ekonomi global yang menghadirkan berbagai pemimpin dunia ini mengusung tema-tema strategis, dengan salah satu fokus bahasan utama adalah mengenai kedaulatan dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Menurut konfirmasi dari ajudan presiden, Jokowi dijadwalkan menjadi peserta dalam forum tersebut yang diselenggarakan di sebuah hotel ternama di New Delhi pada Jumat (20/2) pagi waktu setempat. Kehadiran dalam forum internasional semacam ini menunjukkan padatnya agenda kenegaraan yang dijalani presiden, terlepas dari proses hukum yang sedang berlangsung di dalam negeri.

Perkembangan kedua peristiwa ini—proses hukum di Solo dan diplomasi ekonomi di India—terus menjadi perhatian publik, dengan masing-masing berjalan sesuai koridor dan mekanisme yang berlaku.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar